Tampilkan postingan dengan label Metodologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metodologi. Tampilkan semua postingan

14 April, 2013

Alur Pembelajaran



Semua peserta didik pada dasarnya memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang dalam mengikuti pembelajaran. Untuk itu, mampukah kita sebagai pengajar mengoptimalkan potensinya? Bagaimana kita memerankan mereka dalam pembelajaran? Lantas posisi kita sebagai pengajar seperti apa?

Seorang aktris terkenal tidak luput dari peran seorang sutradara yang menyusun skenario dengan harapan laku di pasaran. Itulah peserta didik jika kita ibaratkan sebagai aktris, maka pengajar adalah sebagai sutradaranya yang senantiasa berusaha optimal untuk membuat skenario pembelajaran sesuai kebutuhan.

Pendekatan, strategi, metode, teknik,  dan model pembelajaran seperti apa yang mampu memerankan peserta didik untuk lebih banyak berotoaktifitas, sedangkan pengajar lebih sedikit bicara? Alur pembelajaran yang sistematis dan efektif perlu direncanakan dan disiapkan oleh para pengajar. Berikut adalah alur bagi pengajar untuk memfasilitasi peserta didik agar mereka memahami, mampu mengingat dan mampu menggunakannya ketika berkomunikasi. Silakan donwnload :





01 Agustus, 2011

INTEGRASI EEK DALAM KBM BAHASA JEPANG



PENGANTAR
Proses pembelajaran bahasa Jepang merupakan siklus/ tahapan kegiatan untuk memfasilitasi peserta didik agar mampu menggunakannya dalam berkomunikasi pada situasi nyata yang sebenarnya.
Pendekatan eksplorasi, elaborasi, dan komfirmasi (EEK) adalah sebuah model siklus proses pembelajaran yang bisa dilakukan guru ketika mendampingi peserta didik dalam belajar bahasa Jepang.
Beberapa langkah penting di bawah ini perlu dilakukan guru ketika mengajar menggunakan pendekatan EEK, diantaranya :
1. Melibatkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
2. Menggunakan teknik pembelajaran, media, dan bahan ajar bervariasi.
3. Memfasilitasi interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, dan lingkungan.
4. Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis tanpa rasa takut.
5. Melakukan umpan balik, evaluasi, dan refleksi.
6. Memberikan motivasi agar mau menggunakannya.
Enam langkah penting di atas, tentu saja tidak asing bagi para guru. Akan tetapi, sudahkah EEK tersebut terintegrasi dalam pembelajaran yang selama ini dilakukan? Bagaimanakah cara/teknik mengintegrasikannya?
Mari kita kaji bersama dalam seminar pendidikan mengenai Integrasi Konsep Eksplorasi, Elaborasi, dan Komfirmasi dalam Pembelajaran Bahasa Jepang Menggunakan Media Powerpoint. Mudah-mudahan menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi para guru atau calon guru dalam berkreasi, mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Semoga…
Semarang, 28 Mei 2011
Endang Sutisna

download : http://www.ziddu.com/download/15900669/HAPPYOUEEKUNNES.ppt.html

25 Juli, 2011

ALUR PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG



Setiap tahun pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia berkembang hingga ke berbagai pelosok tanah air. Strategi pembelajaran pun banyak berubah sesuai dengan perkembangan kurikulum saat ini. Perubahan tersebut dilakukan agar mampu memfasilitasi peserta didik sesuai kebutuhannya.

Sehubungan dengan itu, kualitas kompetensi professional guru bahasa Jepang sangat diperlukan sehingga pada saat proses pembelajarannya, guru dapat mendampingi peserta didik sesuai harapan. Diklat/Kegiatan MGMP adalah salah satiu kegiatan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas teknik mengajarkan bahasa Jepang yang kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan.

Akan tetapi, ada beberapa guru di daerah belum pernah atau belum mempunyai kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan, bahkan kegiatan MGMP pun belum ada kesempatan. Semoga tulisan tentang “Alur Pembelajaran Bahasa Jepang” di bawah ini bisa mem-pamping Bapak/Ibu guru bahasa Jepang untuk melaksanakan strategi pembelajaran di sekolah masing-masing.

I. PROSES PEMBELAJARAN

Ada dua jenis alur pembelajaran yang perlu kita perhatikan dalam mendampingi peserta didik ketika proses pelaksanaannya.
A. Alur Belajar (bagi Peserta Didik)
B. Alur Mengajar (bagi Guru)